Senin, 07 Desember 2015

SEJARAH TERBENTUKNYA JARINGAN MASYARAKAT GAMBUT JAMBI "JMGJ"

Saat ini rakyat Jambi sedang mengalami kesulitan mengenai lahan yang dirampas oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit, pertambang dan HTI. Kesulitan yang dihadapi masyarakat antara lain rendahnya pendapatan dan kemiskinan yang semakin meningkat karena sempitnya ruang kelola masyarakat sebagai sumber-sumber kehidupan, di sisi lain pemerintah tampaknya tidak memberikan perhatian kepada masyarakat bahkan pemerintah memberikan izin-izin konsesi pada perusahaan perkebunan kelapa sawit dan HTI di atas tanah-tanah masyarakat.
Selain menyempitnya ruang kelola masyarakat akibat dari dirampasnya lahan masyarakat, beroperasinya HTI dan perkebunan kelapa sawit ini telah menghancurkan ekosistem gambut, terjadinya kerusakan lingkungan yang luar biasa parah, menyebabkan terjadinya krisis air, pangan dan berdampak juga pada pemanasan global serta perubahan iklim.
Di Sumatera, dari sekitar 4,6 juta hektar luas hutan rawa gambut, 9,95% nya berada di Propinsi jambi (seluas 716.838 Ha) yang terdapat di pesisir timur Sumatera yang meliputi Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Kawasan gambut di Jambi memiliki kedalaman yang variatif (dangkal, sedang, dalam dan sangat dalam), yang tersebar di 3 kawasan ekosistem penting yakni ekosistem dataran tinggi (kerinci sebelat), ekosistem Batang Hari dan ekosistem pasisir. Kawasan gambut di propinsi Jambi merupakan kawasan yang mengalami kerusakan yang begitu parah, hampir 70% total kawasan gambut di propinsi Jambi dikonversi menjadi kawasan industry skala besar seperti perkebunan sawit, pertambangan dan HTI.

Lahan gambut ini memiliki arti yang penting bagi kehidupan masyarakat di wilayah kabupaten hilir Jambi yang terdiri dari 3 kabupaten; Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi. Untuk melindungi ekosistem gambut ini, serta untuk memmpertahankan sumber-sumber kehidupan rakyat maka masyarakat gambut Jambi berkumpul dan membentuk organisasi Jaringan Masyarakat Gambut Jambi.
Organisasi ini terbentuk pada tanggal 23 Oktober 2012 di Provinsi Jambi. pembentukan dilakasanakan kongres Masyarakat Gambut I setelah beberapa periode berjalan dan berkembangnya kebutuhan masyarakat atas persoalan diatas. Jaringan Masyarakat Gambut Jambi (JMGJ) melaksanakan kongres II di LPMP Provinsi Jambi pada tanggal 27 - 28 Oktober 2014. 


1 komentar:

  1. Assalamualaikum.wr.wb. perkenalkan nama saya Hariyati Dewi Tki Hongkong, saat menulis ini saya teringat memory masa lalu.saya sangat tergugah hati melihat coretan hati yang Ibu tulis. saya jadi teringat tentang masa-masa sulit dulu,karena iktiar dan usaha , seolah2 menjadi dendam bukan lagi motivasi, cuma satu tujuan saya pada saat bagaiman caranya untuk bangkit..singkat kata berbagai macam iktiar dan cara yang saya lalui, mengingat pada saat itu hutang saya 1,2m yang tidak sedikit, belum lagi bunga renternir yang bertambah. karena usaha, kesungguhan hati, akhirnya saya menemukan jalan /solusi melalui Program Pesugihan Dana Gaib Tanpa Tumbal. saya percaya ALLAH ITU TIDAK DIAM MAHA PENYAYANG , cobaan itu bukan lah ujian tapi hadiah yang tersilmut untuk kebahagiaan yang sebenar2nya. Dengan keyakina dan keberania saya ikut bergabung untuk mengikuti Program Pesugihan Dana Gaib Tanpa Tumbal dan memohonkan dana sesuai kebutuhan dan kesanggupan saya. Cuma dalam waktu 1 hari 1 malam saya mendapat telpon dari pihak Program tersebut, Alhamdulillah dana yang saya mohonkan sudah cair dan sudah dapat saya gunakan untuk melunasi hutang. jika anda ingin seperti saya
    silahkan hubungi
    Ki Witjaksono: 085-2222-31459
    Atau kunjungi website

    Klik-> PESUGIHAN DANA GAIB

    ingat kesempatan tidak akan datang untuk yang kedua kalinya.

    BalasHapus

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com